2014년 1월 9일 목요일

Cuci Tangan Untuk Kesehatan

Sistem Saraf

SISTEM SARAF
Sistem saraf adalah sebagai sistem koordinasi untuk mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan dan perubahan status kehidupan (reproduksi dsb). Perubahan lingkungan akan diinformasikan ke sistem saraf (saraf pusat dsb), saraf akan merangsang kelenjar endokrin untuk mengeluarkan hormon-hormon yang hormon dikirim ke organ target dan aktivitas metabolisme dibutuhkan  akan merangsang jaringan-jaringan.
Syaraf adalah organ yang paling dulu dibentuk dari lapisan terluar (exoderm) yang berfungsi sebagai penghubung. System syaraf bersama-sama dengan system hormonal mengatur peranan penting dalam proses koordinasi dan pengaturan semua aktivitas yang berlangsung dalam tubuh. Perbedaannya adalah bahwa koordinasi dan pengaturan melalui saraf berjalan relative cepat jika dibandingkan melalui system hormonal.
Pusat koordinasi syaraf terdapat pada otak dan sumsum tulang belakang yang menyampaikan perintah melalui impuls syaraf yang dibawa oleh syaraf motoris ke organ-organ efektor, dan sebaliknya, otak akan menerima informasi melalui sinyal-sinyal yang dibawa oleh syaraf sensoris dari reseptor.

1.       Sistem Saraf pada Pisces
Pada ikan terdapat terdapat dua kelompok kerja sistem saraf, yakni sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom. Kedua sistem saraf tersebut pada dasarnya tidak bisa bekerja secara terpisah, tetapi saling melengkapi. Sistem saraf pusat berupa jaringan saraf yang menjalin seluruh tubuh berakar dalam otak maupun sum-sum tulang belakang. Otak memiliki tiga fungsi utama yaitu:
l  Menerima input dan menginterpretasikan informasi dari semua organ-organ sensor, baik intenal maupun eksternal,
l  menghasilkan output berupa perintah untuk koordinasi semua bagian badan sebagai impuls saraf atau hormone
l  integrasi antara kedua aspek fungsi otak.

Otak terletak pada bagian yang lebih tinggi daripada cyclostome. Empat bagian penting yaitu cerebrum (otak besar), cerebellum (otak kecil), bagian penglihatan, dan medulla. Otak mempunyai saraf otak sebagai organ perasa dan bagian lain pada anterior dari tubuhnya. Saluran saraf merupakan pusat dari tulang belakang dan melalui saraf arches dari vertebrata (Boolotion, 1979).
Satuan dasar system saraf adalah neuron. Neuron mempunyai satu ciri struktur yang menyebabkannya kelihatan lain dari semua tipe sel tubuh lainnya. Dari bagian tengah neuron serabut tipis mejulur seperti sulur halus dengan panjang berbeda-beda tergantung letak dan tugasnya. Lewat serabutnyalah neuron menjalankan fungsinya yang unik, yakni menyampaikan isyarat ke otak dan dari otak serta sumsum tulang belakang ke organ-organ tubuh.
Unit terkecil sistem saraf adalah sel saraf (neuron), terdiri dari badan sel yang berinti, penjuluran plasma dari badan sel (2 atau lebih), penjuluran plasma yang pendek disebut dendrite berfungsi sebagai penerima impuls, penjuluran plasma yang panjang disebut neurit/axon berfungsi untuk meneruskan impuls yang diterima (Boolotion, 1979).
Sedangkan sistem saraf otonom  berupa susunan saraf otonom terdiri atas saraf simpatis dan parasimpatis. Saraf otonom mengontrol fungsi vegetatif badan, antara lain:
l  Mengatur kegiatan jantung dan pembuluh darah,
l  mengatur kerja urat daging licin, dan
l  mengatur kerja kelenjar-kelenjar. Sifat kedua saraf tersebut dikenal sebagai sifat yang berlawanan. Saraf simpatis aktif bila tubuh memerlukan energi dan saraf parasimpatis aktif pada tubuh organisme sedang istirahat.

1.       Sistem Saraf pada Amphibia
System saraf pada Amphibi berdasarkan topografinya dibedakan menjadi system saraf pusat dan system saraf tepi.
a.      Sistem saraf pusat
Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Otak dan medulla spinalis pada amphibi,selain dilindungi oleh tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, juga dilindungi oleh 2 lapisan selaput meninges. Dua lapisan meninges pada amphibi dari luar ke dalam adalah duramatar (yang berupa jaringan ikat) dan pia-arakniod yang vascular. Di antara dua lapisan tersebut terdapat spatium subdurale. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu:
l  Badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea)
l  Serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba)
l  Sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat.
Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak, materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu, sedangkan bagian korteks berupa materi putih. Pada otak amphibi terdapat bagian-bagian, yang tercantum seperti dibawah ini:
1.      Lobus olfaktorius
Lobus olfaktorius pada amphibi memiliki trunckus bulbus olfaktorius. Lobus ini tidak terlalu berkembang. Oleh karenanya berbentuk relative kecil dan merupakan penonjolan dari bagian yang disebut hemisperium serebri. Kurang berkembangnya lobus olfaktorius yang berperan sebagai pusat pembau pada amphibi, berhubungan dengan cara hidupnya yang tidak terlalu banyak membutuhkan peran dari lobus olfaktorius sebagai pusat pembau
2.      Otak besar (serebrum)
Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan atau gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Serebrum pada amphibi terdiri atas sepasang hemispermiun serebri. Pada serebrum memungkinkan terjadinya aktivitas-aktivitas yang kompleks, misalnya pembiakan dan macam-macam gerak.
3.      Otak tengah (mesensefalon)
Otak tengah terletak di depan otak kecil. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis. Thalamus amphibi terletak di bagian dorsal otak dan merupakan jembatan antara serebrum dan mesenshefalon. Sedangkan kelenjar hipofisis terletak pada bagian ventral otak yang berfungsi mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Oleh karenanya dikatakan sebagi Master of Glands.
Pada bagian atas (dorsal) otak tengah juga terdapat lobus optikus dan sepasang nervus optikus yang saling bersilangan. Pertemuan atau persilangan antara dua nervus optikus disebut sebagai chiasma. Lobus ini merupakan pusat penglihat, karena semua nervus optikus bermuara pada lobus ini. Stimulus yang berupa cahaya dan diterima oleh mata sebagai reseptor diubah menjadi impuls dan disalurkan ke nervus optikus yang akhirnya diterjemahkan pada lobus optikus, sehingga timbul sensasi penglihatan. Lobus ini juga berfungsi mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran. Lobus optikus pada amphibi lebih berkembang daripada lobus olfaktorius. Hal ini karena amphibi, contohnya katak merupakan hewan lokturnal. Hewan-hewan lokturnal lebih banyak melakukan aktivitas pada malam hari, sehingga lobus optikus lebih dibutuhkan oleh amphibi.
Selain itu, pada bagian dorsal otak tengah juga terdapat kelenjar epifisis. Kelenjar ini disebut juga Badan pineal yang berfungsi ketika terjadi pembentukan pigmen pada permukaan tubuh. Pada bagian ventral, selain terdapat kelenjar hipofisis juga terdapat kelenjar hypothalamus dan infundibulum. Pada kelenjar hypothalamus terdapat sel-sel neurosekretori (sel saraf yang menghasilkan secret). Secret dari sel ini berupa neurohormon yang berfungsi untuk mempercepat penyampaian impuls dari sinapsis yang satu ke sinapsis yang lain. Sedangkan infundibulum, merupakan tangkai dari hipofisis yang berfungsi menghubungkan hipofisis dengan hypothalamus
4.      Otak kecil (serebelum)
Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Serebelum pada amphibi mereduksi, karena aktifitas otot relative berkurang.
5.      Sumsum lanjutan (medulla oblongata)
Sumsum lanjutan berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum lanjutan juga mempengaruhi refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.Selain itu, sumsum lanjutan juga mengatur gerak refleks yang lain.
Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Medulla spinalis merupakan lanjutan dari medulla oblongata yang masuk ke dalam kanalis vertebralis. Pada amphibi, medulla spinalis mengalami pembesaran di bagian servikalis. Medulla spinalis berfungsi menghantarkan impuls sensori dari saraf perifer ke otak dan menyampaikan impuls motoris dari otak ke saraf perifer. Selain itu juga merupakan pusat dari refleks. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu.
Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden.
a.      Sistem saraf tepi
Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat.
1.      Sistem Saraf Sadar
Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak, dan saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Pada amphibi saraf cranial berjumlah 10 pasang
l  Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, dan 8
l  Lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, dan 1
l  Empat pasang saraf gabungan sensori dan motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, dan 10.
Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher, kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf ekor.
2.      Saraf Otonom
Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.
Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.
  1. Sistem Saraf Pada Reptil
Reptile mempunyai susunan saraf yang serupa dengan susunan saraf pada burung.Otak pada reptile Juga terdiri atas empat bagian.Kekhususanya hanyalah terdapat tonjolan Otak besar yang berkembang dengan baik sehiungga pusat saraf pembau jelas kelihatan.Otak besar ini meluas ke atas sehingga menutupi otak tengah.bagian-bagian otak lainnya kurang berkembang bila di bandingkan dengan otak pada burung.
Pada bagaian dorsal, otak menunjukkan bagian dorsal, otak menunjukkan dua lobus olfaktori ramping yang terhubung ke hemisfer serebral besar; di belakang hemisfer tersebut terdapat dua lobus optik berbentuk oval. Berikutnya adalah serebelum yang berbentuk buah pir, lebih besar darai serebelum amfibi. Medula oblongata tersebar secara lateral di bawah serebelum, kemudian menyempit ke sum-sum tulang belakang. Di bagian ventral, di antara bagaian dasar hemisfer serebral, terdapat saluran optik dan saraf optik, diikuti dengan infundibulum dan hipofisis. Terdapat  12 pasang saraf kranial dan saraf spinal yang berpasangan ke setiap somit tubuh.
Terdapat kuncup pengecap di lidah dan organ olfaktori pada setiap rongga nasal.mata memiliki kelenjar lakrimal untuk mempertahankan kornea atau permukaan bola mata tetap lembap ketika keluar darai air. Telinga merupakan karakteristik tipe vertebrata darat. Setiap telinga memiliki kanal auditori eksternal pendek yang berda di bawah penutup  kulit., dengan membran timpani di ujng bagian dalam, rongga timpani atau telinga tengah, dan telinga dalam mengandung tiga kanalis semisirkularis dan organ pendengaran. Dari setiap rongga timpani terdapat rongga eustachius yang mengarah secara medial, keduanya memiliki lubnag bersama ke atap faring di belakang nares interna.

3.      Sistem Saraf Pada Aves
Burung merupakan hewan aktif yang banyak melakukan pergerakan serta memiiki keseimbangan yang bagus terutama saat terbang. Beberapa burung juga memiliki ketajaman penglihatan yang bagus. Karena itu pusat koordinasi gerak dan keseimbangan burung berkembang baik hal ini dapat terlihat dari adanya lekukan-lekukan pada otak kecil burung yang menjadikan volume otak kecilnya menjadi lebih besar.
Susunan saraf burung serupa dengan susunan saraf manusia dan hewan menyusui (mammalia). Semua aktivitas saraf diatur oleh oleh susunan saraf pusat yang terdiri atas otak dan susm-sum tulan belakang. Otak burung terdiri dari beberapa bagian, yakni otak besar, otaak tengah, otak kecil, dan sum-sum lanjutan. Selain otak kecil, otak besar pada burung tumbuh dengan baik. Otak besar burung berbeda pula dengan otak besar manusia. Permukaan otak besar burung tidak berlipat-lipat sehingga jumlah neuron pada burung tidak banayak. Otak tengah burung berkembang membentuk dua gelembung. Perkembangan ini berhubungan dengan fungsi penglihatannya. Otak kecil burung mempunyai banyak lipatan yang memperluas permukaannya sehingga dapat menampung neuron cukup banyak. Perkembangan otak kecil ini berguna untuk pengaturan keseimbanagan burung waktu terbang.
Sistem saraf pusat merupakan sistem yang dibentuk oleh jutaan sel saraf dan sel glia beserta pembuluh darah dan sedikit jaringan ikat. Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Susunan saraf mula-mula terdiri dari 3 bagian :
l  Lapisan neural
l  Jambul neural
l  Plakode indera
Lapisan neural akan menjadi encephalon (otak) di anterior dan medulla spinalis di posterior. Otak merupakan ujung atas sistem saraf pusat yang membesar dan terletak dalam tengkorak. Encephalon berkembang menjadi 3 bagian :
l  Otak depan (prosensefalon)
l  Otak tengah (mesensefalon)
l  Otak dalam (rombensefalon)
Pada masa pembentukan sistem saraf pusat, encephalon mengalami diferensiasi lanjut. Otak depan (prosensefalon) akan membagi menjadi telencephalon (ujung otak) dan diencephalon (jembatan otak). Telencephalon membentuk sepasang vesikula yang akan menjadi lobi.
Neuron-neuron nervus centrale (saraf pusat) berasal dari neuroblast-neuroblast primitif yang datang dari sel-sel lapisan terdalam lapisan neural.Bentuk otak dan bagian-bagiannya tipikal pada burung. Lobus olfaktorius kecil, serebrum besar sekali. Pada ventro-kaudal serebrum terletak serebellum dan ventral lobus optikus.lubang telinga nampak dari luar, dengan meatus auditoris eksternal terus kemembran tympani (gendang telinga). Telinga tengah dengan saluran-saluran semi sirkulat terus ke koklea. Pendengaran burung dara sangat baik. Dari telinga tengah ada saluran eustachius menuju ke faring dan bermuara pada langit-langitt bagian belakang.
Hidung sebagai organ pembau dimulai dengan dua lubang hidung yang berupa celah pada dorsal paruh. Indra pencium pada burung kurang baik. Mata besar dengan pekten yaitu sebuah membran bervaskulasi dan berpikmen yang melekat pada mangkuk optik, dan melanjut kedalam humor vitreus. Syaraf optik memasuki sklera mata di tempat yanag disebut bingkai skleral. Mata dengan kelenjar air mata. Penglihatan terhadap warna sangat tajam dan cepat berakomodasi pada berbagai jarak.
Cortex cerebri lebih tidak berkembang dari pada reptil. Corpora striata lebih berkembang, menyebabkan ventrikel lateral menyempit. Lobus olfaktori pada burung modern kecil dan berdegenerasi. Organ parietal tidak terlihat pada burung. Otak burung lebih padat mengelompok di satu pusat, karena lobus optiknya memenuhi area lateral, serta pertumbuhan ke belakang dari cerebrum yang cenderung menutupi diencephalon dan mesencephalon dari tampak dorsal. Cerebellum mempunyai vermis median yang sangat terlihat diantara dua lobus lateral.

  1. Sistem Saraf Pada Mammalia
Sistem saraf pada mamalia, secara general memiliki tingkat perkembangan yang lebih tinggi dari kelas lain. Serebrum berukuran lebih besar jika dibandingkan keseluruhan bagian otak. Serebellum juga berukuran lebih besar dan berlobus lateral 2 buah. Lobus optikus ada 4 buah, setiap bagian lateralnya dibagi oleh alur transversal menjadi lobus anterior dan posterior. Otak (Encephalon) terdiri dari beberapa bagian yang hampir sama dengan vertebrata yang lain, seperti prosencephalon, lobus opticus, cerebellum dan medulla oblongata. Sistem saraf tersusun oleh berjuta–juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistem saraf tersusun atas sel-sel saraf neuron. Setiap neuron tersusun atas bagian berikut :
a.       Badan sel mengandung nucleus

  1. Sel saraf dibedakan atas 3 macam berdasarkan fungsinya yaitu:
    a.       Sel saraf sensorik (aferen)berfungsi sebagai pengatar rangsang dari reseptor menuju ke otak /sumsum tulang belakang
    1. Sel saraf motorik (eferen)berfunngsi sebagai pengatar rasang dari otak sumsum tulang belakang  menujuefektor /otot
    2. Sel  saraf konektor  berfungsi  untuk meneruskan rangsang dari saraf sensorik  ke saraf motorik.
    Gerak merupakan salah satu aktifitas tubuh yang dapat digunakan umtuk menjelaskan penghataran impul oleh saraf .gerakanyang dilakukan dengan kesadaran disebut gerak biasa atau gerak sadar . Sistem saraf pada manusia dibagi menjadi dua,yaitu system saraf pusat dan system saraf tepi. 
    a.      Sistem saraf pusat
    Seluruh aktivitas tubuh manusia dikendalikan oleh sistem saraf pusat. Sistem ini yang mengintegrasikan dan mengolah semua pesan yang masuk untuk membuat keputusan atau perintah yang akan dihantarkan melalui saraf motorik ke otot atau kelenjar. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Selain itu kedua organ tersebut dilindungi oleh selaput yang terdiri dari jaringan ikat yang disebut meninges. Meninges tersusun atas tiga lapisan yaitu: piameter, arachnoid dan durameter. Piameter, merupakan lapisan paling dalam yang banyak mengandung pembuluh darah. Arachnoid, merupakan lapisan tengah berupa selaput jaring yang lembut. Antara arachnoid dengan piameter terdapat rongga arachnoid yang berisi cairan. Durameter, merupakan lapisan paling luar, yang berupa membran tebal fibrosa yang melapisi dan melekat pada tulang.
    l  Otak
    Otak dibagi menjadi tiga bagian yaitu otak depan, otak tengah, dan otak belakang. Pembagian daerah ini tampak nyata hanya selama perkembangan otak pada fase embrio. Otak pada manusia dewasa terdiri dari beberapa bagian (lobus). Bagian-bagian dari otak adalah:Dendrit berfungsi meneruskan impuls saraf ke badan sel
  2. Akson/neurit ,berfungsi meneruskan impuls dari badan sel ke sel lain
  3. Sel neuron,mempunyai selubung meilin sebagai pelindung /isolator bagian yang tidak terselubung disebut nodus ranvier,selubung tersebut tersusun oleh sel –sel pipih yang disebut sel Schwann
    1.      Otak Besar
    Otak besar mengisi penuh bagian depan dari rongga tengkorak, dan terdiri dari dua belahan (hemifer) besar, yaitu belahan kiri dan belahan kanan,. Setiap belahan mengendalikan bagian tubuh yang berlawanan, yaitu belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan, sebaliknya belahan kanan mengatur tubuh bagian kiri. otak besar terdiri atas dua lapisan yaitu lapisan luar (korteks) yang berisi badan neuron dan lapisan dalam yang berisi serabut saraf yaitu dendrit dan neurit. Otak besar terbagi menjadi empat lobus, yaitu lobus frontalis (bagian dahi), lobus parietalis (bagian ubun-ubun), lobus temporalis (bagian pelipis), lobus oksipitalis (bagian belakang kepala).
    Otak besar merupakan saraf pusat yang utama karena berperan dalam pengaturan seluruh aktivitas tubuh,yaitu kecerdasan, keinginan, ingatan, kesadaran, kepribadian, daya cipta, daya khayal, pendengaran, pernapasan dan sebagainya. Setiap aktivitas akan dikendalikan oleh bagian yang berbeda, yaitu: Lobus frontalis (daerah dahi), berhubungan dengan kemampuan berpikir. Lobus temporalis (daerah pelipis), dan ubun-ubun mengendalikan kemampuan berbicara dan bahasa. Daerah belakang kepala merupakan pusat penglihatan dan memori tentang apa yang dilihat. Daerah ubun-ubun selain sebagai pusat berbicara juga pusat untuk merasakan dingin, panas, dan rasa sakit. Daerah pelipis selain sebagai pusat bicara juga sebagai pusat pendengaran.
    2.      Otak tengah (mesencephalon)
    Otak tengah manusia berukuran cukup kecil,dan terletak didepan otak kecil. Otak tengah berperan dalam pusat pergerakan mata, misalnya mengangkat kelopak mata, refleks penyempitan pupil mata.
    3.      Otak belakang
    Otak belakang terletak di bawah lobus oksipital serebrum, terdiri atas dua belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk. Otak belakang terdiri atas tiga bagian utama yaitu: jembatan Varol (pons Varolli), otak kecil (serebelum), dan sumsum lanjutan (medula oblongata). Ketiga bagian otak belakang ini membentuk batang otak. Jembatan Varol berisi serabut yang menghubungkan lobus kiri dan lobus kanan otak kecil, menghubungkan antara otak kecil dengan korteks otak besar.
    Otak kecil, terletak di bawah bagian belakang otak belakang, terdiri atas dua belahan yang berliku-liku sangat dalam. Otak kecil berperan sebagai pusat keseimbangan, koordinasi kegiatan otak, koordinasi kerja otot dan rangka. Sumsum lanjutan, medula oblongata membentuk bagian bawah batang otak, berfungsi sebagai pusat pengatur refleks fisiologis, misalnya pernapasan, detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, gerak alat pencernaan, gerak refleks seperti batuk, bersin, dan mata berkedip.
    l  Sumsum Tulang Belakang
    Sumsum tulang belakang terletak di dalam rongga ruas-ruas tulang belakang,yaitu lanjutan dari medula oblongata memanjang sampai tulang punggung tepatnya sampai ruas tulang pinggang kedua (canalis centralis vertebrae). Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat gerak refleks, penghantar impuls sensorik dari kulit atau otot ke otak, dan membawa impuls motorik dari otak ke efektor. Di dalam tulang punggung terdapat sumsum punggung dan cairan serebrospinal.
    Pada potongan melintang bentuk sumsum tulang belakang tampak dua bagian yaitu bagian luar berwarna putih sedang bagian dalamnya berwarna abu-abu. Bagian luar berwarna putih karena mengandung dendrit dan akson dan berbentuk seperti tiang, sedangkan bagian dalam berwarna abu-abu berbentuk seperti sayap atau huruf H. Sayap (huruf H), yang mengarah ke perut disebut sayap ventral dan banyak mengandung neuron motorik dengan akson menuju ke efektor. Sedangkan sayap yang mengarah ke punggung disebut sayap dorsal, mengandung badan neuron sensorik.

    a.      Sistem Syaraf Tepi
    Sistem Saraf Tepi (Sistem saraf Perifer) Sistem saraf tepi adalah lanjutan dari neuron yang bertugas membawa impuls saraf menuju ke dan dari sistem saraf pusat. Berdasarkan cara kerjanya sistem saraf tepi dibedakan menjadi dua yaitu : Sistem saraf sadar, Yaitu sistem saraf yang mengatur segala gerakan yang dilakukan secara sadar atau dibawah koordinasi saraf pusat atau otak. Berdasarkan asalnya sistem saraf sadar dibedakan menjadi dua yaitu: sistem saraf kepala (kranial) dan sistem saraf tulang belakang (spinal). Sistem saraf tak sadar. Berdasarkan sifat kerjanya saraf tak sadar dibedakan menjadi dua yaitu: saraf simpatik dan saraf parasimpatik.


    DAFTAR PUSTAKA

Pengenalan K-POP : SHINee

Penyani : SHINEE
STAND BY ME

Berdiri dekatku, lihat ke arahku
Meskipun aku tidak tahu cinta sebelumnya
Berdiri dekatku, jaga diriku
Karena aku masih canggung pada cinta

Perasaan aku menjadi lebih baik saat aku melihat kamu
Aku menemukan diriku bernyanyi secara acak
Aku bahkan ingin membeli mawar tunggal
Ini sisi diriku yang begitu baru

Ketika hatiku menjadi lebih dekat denganmu
Dunia menjadi lebih indah
Jika kamu merasa gugup
Akankah kamu menunggu sebentar?

Bersama bercinta
Selamanya membuatmu tersenyum
Dipenuhi dengan senyum cerahmu

Bersama bercinta
Selamanya membuatmu tersenyum
Sekarang pegang tanganku

Berdiri dekatku, lihat ke arahku
Meskipun aku tidak tahu cinta sebelumnya
Berdiri dekatku, jaga diriku
Karena aku masih canggung pada cinta

Semakin aku mengenalmu, hatiku tergetar
Yang bisa aku lakukan adalah tersenyum
Haruskah aku mencoba untuk menciummu?
Apakah ini akan membuat aku sedikit lebih dekat di hatimu?

Mungkinkah perasaan ini menjadi cinta
Aku masih malu
Aku bahkan belum mengambil satu langkah untukmu
Jadi silahkan menunggu cintaku

Bersama bercinta
Selamanya membuatmu tersenyum
Dipenuhi dengan senyum cerahmu

Bersama bercinta
Selamanya membuatmu tersenyum
Aku akan perlahan-lahan mengarahkan
kepalamu sedikit demi sedikit

Berdiri dekatku, lihat ke arahku
Entah bagaimana, aku ingin lebih dekat denganmu
Berdiri dekatku, jaga diriku
Aku ingin tampak sedikit lebih cool di depanmu

Aku tidak tahu pada awalnya
Bagaimana untuk mulai mencintai
Aku masih tidak tahu hatiku
Tapi aku mencintaimu

Bersama bercinta
Selamanya membuatmu tersenyum
Dipenuhi dengan senyum cerahmu
Bersama bercinta
Selamanya membuatmu tersenyum
Sekarang pegang tanganku

Berdiri dekatku, lihat ke arahku
Meskipun aku tidak tahu cinta sebelumnya
Berdiri dekatku, jaga diriku
Karena aku masih canggung pada cinta

Stand by me 바라봐줘 아직 사랑을 모르지만 Stand by me 지켜봐줘 아직 사랑에 서툴지만 너를 볼수록 기분이 좋아져 나도 몰래 노래를 불러 한송이 장미를 사고 싶어진 이런 모습 신기한데 마음이 너에게 닿는 듯해 세상이 아름다워 이런 설레임을 너도 느낀다면 부디 조금만 기다려줘 Together make it love Forever making your smile 너의 환한 미소 가득히 Together make it love Forever making your smile 이제 내손을 내손을 잡아 Stand by me 나를 바라봐줘 아직 사랑을 모르지만 Stand by me 나를 지켜봐줘 아직 사랑에 서툰 같아 너를 알수록 가슴이 떨려와 나는 그저 웃고만 있어 너에게 살며시 키스 해볼까 조금 맘에 다가설까 마음이 어쩌면 사랑일까 아직은 수줍은데 아직 한걸음도 다가 서지못한 나의 사랑을 기다려줘 Together make it love Forever making your smile 너의 환한 미소 가득히 Together make it love Forever making your smile 이제 조금씩 조금씩 갈게 Stand by me 나를 바라봐줘 가까워 지고싶어 Stand by me 나를 지켜봐줘 멋지게 보이고 싶어 처음엔 몰랐어 누군갈 바라보는게 아직도 몰라 그대는 그대를 사랑해 너의 환한 미소 가득히 이제 내손을 내손을 잡아 Stand by me 나를 바라봐줘 사랑을 모르지만 Stand by me 나를 지켜봐줘 아직 사랑에 서툰 같아

SHINEE



SHINee sebuah band lelaki dari korea. formed by SM Entertainment in 2008, they made debut on 25 May 2008 on SBS's Inkigayo. ada 5 org dlm group ni :- Onew, Jonghyun, Minho, Key n Teamin.
REAL NAME: Lee Jinki
NICKNAME: Onew/ Leader Onew
BIRTHDAY: 14 Disember 1989
POSITION: Leader, Lead Vocalist
HEIGHT: 177 cm
BLOOD: O
HOBBY/ INTERESTS: playing the piano, speaking Mandarin, listening to music and eating chicken.
FUN FACTS: Good in studying, Can be quite blur at times, Paling tua d antara member y len, Lemah lembut,

REAL NAME: Kim Jong Hyun
NICKNAME: Jonghyun/ Bling Bling Jonghyun
BIRTHDAY: 8 April 1990
POSITION: Main Vocal
HEIGHT: 173 cm
BLOOD: AB
HOBBY/ INTERESTS: watching movies, dance, writing lyric and playing the piano.
FUN FACTS: Shortest in whole group, 'Bling Bling Jonghyun' - cz he uses it all the time, be it during messaging or talking, he uses it, Is very proficient in the guitar, bass and piano, Feels that he is a good hyung and a good dongseng to the members, punya suara yang merdu

REAL NAME: Choi Min Ho
NICKNAME: Minho/ Flasming Charisma Minho
BIRTHDAY: 9 December 1991
POSITION: Rapper, Face of The Group
HEIGHT: 184 cm
BLOOD: B
HOBBY/ INTERESTS: soccer, basketball, performing and speaking English.
FUN FACTS: Cool, Modeling, Suka bagi kejutan, Pendiam dari y len, D gilai oleh wanita hehehe...,

REAL NAME: Kim Kibum
NICKNAME: Key/ The Almighty Key
BIRTHDAY: 23 September 1991
POSITION: Rapper, Vocalist
HEIGHT: 177 cm
BLOOD: B
HOBBY/ INTERESTS: rapping, dancing, and water skiing.
FUN FACT: The group's no. 1 in fashion, Has phobia of heights, He has a love hate relationship with horror movies and stories, Good at saying honeyed words, but hearing lines like "are you hurt? i'm hurting too."makes him burst out in laughter, He will go to CD shop and ask: "Where are The Shinee CDs? Are they selling well?", Punya mata y supper tajam!!, paling pirhatin d antara member len terutama Teamin cz teamin mcm d anggap mcm adiknye, 
REAL NAME: Lee Teamin
NICKNAME: Teamin/ Hand Boy Teamin
BIRTHDAY: 18 July 1993
POSITION: Lead Dance, Vocalist
HEIGHT: 175 cm
BLOOD: B
HOBBY/ INTERESTS: listening to music, playing the piano and dance.
FUN FACTS: He's considered the best dancer out of the group despite being the youngest, Paling muda n cute, suka banana milk!!